Indonesia Monitoring Com IDELISERDANG . Setelah surat dan pemberitaan diabaikan, DPD Media Organisasi Siber Indonesia Sumut akhirnya turun ke jalan. Ratusan massa DPD MOSI menggelar aksi damai di Kantor Bupati Deli Serdang, Senin 27/07/2026, mendesak pembongkaran Pabrik Kasur ilegal di Desa Sampali, Percut Sei Tuan yang diduga berdiri di atas lahan garapan eks PTPN tanpa izin.
Aksi ini menjadi bentuk kekecewaan pers terhadap lambannya penindakan Pemkab Deli Serdang dan Satpol PP terhadap usaha yang sudah disurati SP 1 dan SP 2 sejak lama.
Aksi dipimpin langsung Ketua DPD MOSI Sumut, Rudi Hutagaol. Massa membawa spanduk dan orasi bergantian di depan gerbang Kantor Bupati.
Koordinator Aksi, *Muhammad Zulfahri Tanjung dalam orasinya menyoroti kinerja Pemkab dan Satpol PP yang dinilai mandul.
“Kenapa Bupati Deli Serdang, Satpol PP Deli Serdang tidak berani atau tidak mampu menindak pabrik kasur ini? Kalau memang tidak mampu menindak, ya mundur saja dari pejabat,” tegasnya.
Orator lain, Marolop Sihotang menduga pembiaran ini bukan karena ketidakmampuan, melainkan ada "main mata".
“Tidak mungkin Satpol PP tidak berani, tidak mampu. Dengan pembiaran selama ini, kita patut menduga Pemkab Deli Serdang dan Satpol PP mendapatkan sesuatu sehingga diam tanpa bertindak,” ujarnya.
Sementara itu Habib orator lainnya menantang Satpol PP untuk turun langsung ke lokasi bersama massa.