• Jumat, 14 Agustus 2026

Staf Ahli Bid.Pemerintahan Menghadiri, Membuka Silaturahmi dan Dialog Kerukunan.

.
Bastian Tampubolon, Indonesiamonitoring.com
- Jumat, 14 Agustus 2026 | 07:54 WIB

“Perbedaan keyakinan jangan menjadi alasan untuk menjauh, tetapi justru menjadi kesempatan untuk saling mengenal, menghormati, dan memperkuat persaudaraan. Kita patut bersyukur bahwa Kota Pematangsiantar telah mendapatkan pengakuan sebagai salah satu kota yang memiliki tingkat toleransi yang baik. Namun, penghargaan dan predikat tersebut bukanlah akhir dari perjuangan. Justru menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mempertahankan dan meningkatkannya,” jelasnya.

 

Ia mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar tentunya tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan dukungan para pemuka agama, FKUB, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, dunia pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat. 

 

“Berharap FKUB dapat terus menjadi ruang bersama untuk berdialog, membangun komunikasi dan menyelesaikan berbagai persoalan secara bijaksana sebelum berkembang menjadi konflik. Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, terutama yang beredar melalui media sosial. Jangan sampai perbedaan pilihan, perbedaan pandangan, maupun perbedaan keyakinan membuat persaudaraan kita menjadi renggang. Mari kita tanamkan semangat 'berbeda keyakinan, tetapi tetap satu dalam persaudaraan sebagai warga Kota Pematangsiantar',” tuturnya.

 

Wesly yang diwakili Hamdani mengajak untuk menjadikan kerukunan sebagai kekuatan untuk mewujudkan Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.

 

Kepada seluruh peserta dialog, diharapkan kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menghasilkan gagasan, komitmen, dan langkah nyata untuk terus menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

 

“Semoga silaturahmi dan dialog yang kita laksanakan hari ini semakin mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi, dan membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat Kota Pematangsiantar. Kerukunan kita jaga, persaudaraan kita perkuat, Pematangsiantar semakin hebat,” sebutnya.

 

Acara dilanjutkan dengan diskusi yang diikuti para tokoh agama. (S.Sitorus).

Halaman:

Editor: Bastian Tampubolon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini

PAMI Desak Usut Tuntas Pungli dan Polemik ASN "R"

Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:17 WIB
X