daerah

Peringatan Harganas ke-30, Kota PSiantar Terima Penghargaan Kota Terbaik.

Selasa, 19 Desember 2023 | 15:46 WIB
Peringatan Harganas ke-30, Kota PSiantar Terima Penghargaan Kota Terbaik.

P.Siantar, APPI/Indonesia-Monitoring.com.


Kota PSiantar menerima piagam Penghargaan Kota Terbaik Pencapaian Keluarga Berencana (KB) Pasca Persalinan Kategori Pasangan Usia Subur Tahun 2023. Piagam penghargaan diberikan perwakilan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan diterima Wali Kota PSiantar dr Susanti Dewayani SpA, di acara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 di Lapangan Pariwisata, Jalan Merdeka, Selasa (19/12/2023).

Susanti dalam arahan dan bimbingannya menerangkan stunting merupakan permasalahan serius memerlukan penanganan secara tepat dan menyeluruh. Karena dampak ditimbulkan akan sangat merugikan pada tumbuh kembang anak.

Jika terkena stunting, katanya, dampaknya bukan hanya pada masa depan anak itu sendiri. Namun juga akan berdampak pada keluarga serta bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kelangsungan pembangunan bangsa dan negara di masa akan datang.

Maka diusunglah tema Harganas ke-30 Tahun 2023 Kota Pematang Siantar dengan tema Menuju Keluarga Bebas Stunting, untuk Indonesia Maju,katanya.

Menurut Susanti, tema tersebut dipilih dikarenakan kini pemerintah sedang melakukan upaya dalam menurunkan prevalensi stunting. Sebab stunting merupakan salah satu penghambat dalam pertumbuhan, kemajuan, kesejahteraan dan kebahagiaan bangsa.

Kedelapan fungsi keluarga tersebut adalah agama, sosial, budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi/pendidikan, ekonomi, dan lingkungan.

Pembangunan keluarga, lanjutnya, diarahkan pada pembangunan ketahanan keluarga itu sendiri, nantinya akan menghasilkan kondisi keluarga akan memiliki keuletan dan ketangguhan serta kemampuan fisik dan material untuk hidup mandiri. Pembangunan ketahanan keluarga merupakan salah satu upaya pencegahan stunting.

Namun pemerintah tidak dapat bergerak sendiri tanpa dukungan semua pihak, terutama masyarakat Kota PSiantar. Di mana, Kota PSiantar menjadi lokus stunting sejak tahun 2022, dengan prevalensi stunting 15 persen, dan pada tahun 2023 mengalami penurunan menjadi 14,3 persen.

Diterangkan Susanti, menurut hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), Kota Pematang Siantar menjadi urutan keempat terendah tingkat prevalensi stunting di Provinsi Sumut di tahun 2022.

Namun kita tidak boleh lalai, tetap harus melakukan upaya percepatan penurunan stunting semaksimal mungkin melalui pendampingan, inovasi dan kreasi terbaik yang dilakukan dengan berkolaborasi, berkonvergent dan bersinergi, agar stunting di Kota PSiantar dapat diturunkan di bawah 14 persen, tukasnya.

Ketua TP PKK Kota PSiantar H Kusma Erizal Ginting SH dalam sambutannya menyampaikan keluarga merupakan tiang utama sebagai kelompok terkecil masyarakat. Keluarga menjadi tempat melahirkan para kader bangsa.

Sementara itu, mewakili Kepala BKKBN Munawar Ibrahim dalam sambutannya mengatakan stunting merupakan persoalan penting karena bisa terjadi bencana demografi. Konsekuensi stunting tidak serta merta tinggi badan, tapi dampaknya terhadap kualitas hidup individu, termasuk kecerdasan.

Harganas, lanjutnya, menjadi momentum penting arti keluarga. Di mana keluarga berperan menciptakan keluarga berkualitas, mandiri, dan bahagia sebagai modal membangun bangsa.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kota PSiantar Hasudungan Hutajulu SH dalam laporannya menerangkan peringatan Harganas sebagai upaya untuk mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia betapa pentingnya keluarga. Keluarga memiliki peranan untuk memantapkan ketahanan nasional dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Dari keluarga lah kekuatan pembangunan bangsa akan muncul. Karena keluarga merupakan unit terkecil masyarakat yang memiliki peranan sangat penting dalam instrumen pembangunan, katanya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan Piagam Penghargaan Kota Terbaik Pencapaian KB Pasca Persalinan Kategori Pasangan Usia Subur Tahun 2023 dari BKKBN Sumut kepada Pemko PSiantar diterima Susanti.

Kemudian diumumkan pemenang Lomba Kelurahan Percontohan TP PKK Kota Pematang Siantar. kategori Tertib Administrasi: juara 1 Kelurahan Bukit Sofa Kecamatan Siantar Sitalasari dan juara 2 Kelurahan Nagahuta Timur Kecamatan Siantar Marimbun.

Kategori Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR): juara 1 Kelurahan Timbang Galung Kecamatan Siantar Barat dan juara 2 Kelurahan Sigulang-gulang Kecamatan Siantar Utara. Kategori UP2K: juara 1 Kelurahan Bah Kapul Kecamatan Siantar Sitalasari dan juara 2 Kelurahan Pondok Sayur Kecamatan Siantar Martoba.

Kategori Hatinya PKK juara 1 Kelurahan Aek Nauli Kecamatan Siantar Selatan dan juara 2 Kelurahan Simarito Kecamatan Siantar Barat. Kategori IVA Test: juara 1 Kecamatan Siantar Martoba dan juara 2 Kecamatan Siantar Selatan. untuk Posyandu, juara 1 Kelurahan
Sukadame Kecamatan Siantar Utara dan juara 2 Kelurahan Asuhan Kecamatan Siantar Timur. Kategori Prilaku Hidup Bersih dan Sehat: juara 1 Kelurahan Pardamean Kecamatan Siantar Marihat dan juara 2 Kelurahan Merdeka Kecamatan Siantar Timur.

Acara dimeriahkan hiburan dan undian.lucky draw.

Dihadiri, mewakili Forkopimda Kota Pematang Siantar, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematang Siantar Mulyono ST MSi, Staf Ahli Wali Kota Dra Happy Oikumenis Daely, Tim Percepatan Penanganan Stunting, TP PKK, perwakilan OPD terkait, camat, dan lurah. (S.Sitorus).

Terkini