daerah

Aktivis Agus muliara beserta delapan rekannya lakukan aksi tanam pohon pisang di jalan rusak seputaran kota Takengon, dan akan melakukan aksi demo setelah lebaran idul Fitri mendatang

Senin, 1 April 2024 | 03:58 WIB

Aktivis Agus muliara beserta delapan rekannya lakukan aksi tanam pohon pisang di jalan rusak seputaran kota Takengon, dan akan melakukan aksi demo setelah lebaran idul Fitri mendatang

 

Takengon.Aceh Tengah.

Indonesia-monitoring.com.
-


Takengon 1 April 2024 masyarakat Aceh Tengah di hebohkan dengan adanya pohon pisang yang tertanam di ruas jalan rusak pada hari Minggu 3i Maret 2024 penanaman pohon pisang tersebut di lakukan di tiga titik, bundaran kebet, simpang 4 arah rumah sakit datu Beru, dan jalan lintang Takengon Aceh Tengah

Agus salah satu dari 8 orang yang melakukan penanaman pohon pisang tersebut menyebut ini mereka lakukan secara bersama sama, salah satu kegiatan penanaman pohon pisang tersebut di lakukan karenakan mereka menganggap Pemda Aceh Tengah tidak pernah serius menangani polemik jalan rusak yang menyebabkan terganggunya akses lalulintas yang kerap terjadi kecelakaan

"Kami geram atas sikap Pemda Aceh tengah dan yang seolah tidak peduli dengan segala polemik di Aceh tengah, Setiap di tanya jawabannya selalu masih di dalam proses terutama kepada PJ bupati Aceh tengah, dan kalau masalah jalan rusak ini saja tidak bisa di atasi bagaimana dengan masalah lainnya" ujar Agus

Agus juga menyampaikan tidak sedikit permasalahan yang ada di Aceh tengah yang tidak bisa di selesaikan oleh PJ bupati Aceh tengah
-


"Menurut kami PJ bupati Aceh tengah terlalu nyaman di posisi duduknya, oleh sebab itu mungkin tidak ada dorongan dalam perbaikan daerah Aceh tengah ini, padahal begitu banyaknya permasalahan yang ada tetapi beliau seolah tidak open dengan itu semua, kalau tentang kinerjanya sudah banyak di kritik oleh beberapa aktivis sejak dari tahun 2023 lalu" ucap Agus

Agus juga menjelaskan mereka akan turun ke jalan setelah lebaran idul Fitri mendatang, karena jawaban dari kepala dinas PUPR yang juga perlu kita kaji dan bahas secara mendalam, dengan poin jalan diperbaiki karena akan menyambut adanya PON, disini kita bisa ambil logika dasar bahwa kepentingan dan kebutuhan rakyat Aceh Tengah di pinggirkan.
-


"Kami merasa PJ bupati T. mirjuan tidak layak sebagai pemangku kebijakan di kabupaten Aceh tengah, dan kami merasa beliau tidak sanggup mengatasi persoalan yang ada, oleh sebab itu kami dari konsorsium grup Aliansi masyarakat Gayo AMG akan melakukan aksi untuk meminta kepada Kemendagri agar mengganti dan memberhentikan T. Mirjuan sebagai PJ bupati Aceh tengah" tutup Agus

(Sa)

Terkini