Tanjungbalai.,Indonesia-Monitoring.com
Tim Hanif kembali menunjukkan ke aktifannya menjadi agen of change atau sosial kontrol dengan melakukan aksi unjuk rasa terkait dugaan pengkaburan informasi yang diberikan oleh kepala badan (Kaban) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota tanjungbalai, Senin (28/04/2025)
Aksi Tim Hanif di gelar di 2 titik yakni kantor BPBD jalan pahlawan kelurahan pantai burung, kecamatan Tanjungbalai selatan dan kantor walikota jalan Sudirman, kelurahan sijambi kecamatan Datuk Bandar kota Tanjungbalai.
Nuraini Adhani selaku koordinator aksi menyerukan agar bapak wali kota mencopot jabatan kepala badan BKPSDM dan kepala badan BPBD dari jabatannya karena diduga tidak memahami tentang dokumen negara dan rahasia negara
"Pak Wali...!!! Copot aja kaban BKPSDM dan BPBD, sebab kami menduga bahwa kedua kaban tersebut tidak memahami apa itu dokumen negara atau rahasia negara",teriak Nuraini Adhani yang masih aktif belajar tentang ilmu tatanegara
-
Ia menyebutkan, awalnya tepat pada 21 April kemarin saat apel pagi masyarakat dan ASN dihebohkan oleh salah seorang oknum ASN yang bertugas di kantor BPBD isial "IS" telah mendapatkan surat PDTH melalui BPKPSDM namun masih mengikuti apel pagi
Tim Hanif mencoba menghubungi pihak BPBD melalui via telfon, oknum BPBD mengakui bahwa inisial "IS" memang benar bertugas di kantor BPBD dan sudah mendapatkan surat PDTH dari BKPSDM, dan suratnya sudah ada
Lalu Tim Hanif melayangkan surat konfirmasi kepada BKPSDM dan BPBD, namun kata Nuraini sampai saat ini kaban BPBD tidak ada memberikan klarifikasi kepada Tim Hanif, bahkan menemui masa aksi pun kaban tidak ada
-
"Ada apa ini sejak surat kami layangkan sampai saat ini batang hidung kaban pun tak nampak, atas dasar tersebut kuat dugaan kami kaban BPBD telah melakukan permufakatan jahat bersama kaban BKPSDM", jerit Nuraini dengan lantang
Secara bergantian Andrean Hanif selaku ketua Tim Hanif menyebutkan, pada hari Jum'at yang lalu tepatnya tanggal 25/04/2025, Tim Hanif dipanggil pihak BKPSDM, namun yang menerima adalah sekretaris bersama satu orang perempuan dan menyebutkan bahwa surat PDTH baru di berikan.
-
Semakin kuat dugaan Tim Hanif dan menjadi opini liar bahwa kepala BKPSDM dan BPBD berencana untuk melakukan permufakatan jahat untuk meloloskan inisial "IS" ini kembali menjadi ASN
"Ada apa saat kami dipanggi BKPSDM bukan Kabannya yang menemui kami namun sekretaris dan satu perempuan, untuk menyebutkan bahwa surat PDTH baru diberikan, sementara saat Tim Hanif menelfon oknum yang bekerja di BPBD pada 21 April 2025, oknum tersebut menyebutkan surat itu sudah diterima dan diberikan kepada yang bersangkutan, Goblok", kata Andrean Hanif dengan nada marah
Masa aksi Tim Hanif diterima Wakil Wali Kota Muhammad Fadli Abdina didampingi Asisten III Walman P. Riadi Girsang dan sekretaris BKPSDM Abel Sinaga di ruangan bagian pemerintahan kantor wali kota Tanjungbalai
Wakil Wali Kota Muhammad Fadli Abdina menyambut dengan baik atas penyampaian aspirasi dari Tim Hanif dan menegaskan kalau ada informasi yang kurang agar BKPSDM selalu terbuka tentang informasi agar masyarakat dapat mengetahuinya dengan jelas.
Masa aksi terlihat membubarkan diri dengan tertib dan aman, Tim Hanif berucap tidak akan pernah berhenti dalam menyuarakan kebenaran dan kedzaliman.(Yan)