daerah

OKU Timur Tembus Peringkat Empat Nasional, Bukti Keberhasilan Akselerasi Kedaulatan Pangan

Minggu, 15 Februari 2026 | 13:02 WIB

OKU Timur - Indonesia-monitoring.com

Inisiatif kedaulatan pangan nasional yang diusung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mulai menghasilkan output yang terukur di tingkat daerah. Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur tercatat sebagai salah satu wilayah dengan kinerja paling progresif dalam merealisasikan agenda strategis tersebut.

Pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati H. Lanosin (Enos) mengonsolidasikan kebijakan sektor pertanian melalui intensifikasi produksi beras, optimalisasi lahan rawa (OPLAH), serta ekstensifikasi areal persawahan baru.

Strategi ini diperkuat dengan pengembangan kawasan food estate terintegrasi dan adopsi mekanisasi pertanian di sentra produksi Belitang, sehingga tercipta peningkatan kapasitas produksi dan efisiensi operasional secara simultan.
Pengakuan atas capaian tersebut disampaikan Tokoh Nasional Ruri Jumar Saef, Ketua Tim Astacita Presiden RI periode 2014–2024 pada masa pemerintahan Joko Widodo.

Ia menilai performa Pemerintah Kabupaten OKU Timur mencerminkan sinkronisasi yang efektif antara kebijakan pusat dan eksekusi daerah dalam memperkuat ketahanan sekaligus kedaulatan pangan.
Implementasi program tidak berhenti pada aspek administratif, melainkan bergerak ke arah transformasi struktural sektor pertanian.

Modernisasi alat dan mesin pertanian (alsintan), penguatan jaringan irigasi teknis, serta peningkatan indeks pertanaman menjadi indikator konkret yang menunjukkan perbaikan tata kelola dan produktivitas.
Lonjakan produksi beras tahun 2025 yang menempatkan OKU Timur pada peringkat keempat nasional menjadi bukti kuantitatif atas keberhasilan tersebut.

Capaian ini mempertegas kontribusi strategis daerah dalam menopang target swasembada pangan nasional dalam jangka menengah.
Bupati Enos menegaskan bahwa sektor pangan merupakan fondasi kedaulatan negara, sehingga harus menjadi prioritas utama pembangunan daerah.

Ia berpandangan, pemerintah daerah memegang peran strategis dalam mendukung visi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
Selain memperkuat ketahanan pangan, akselerasi produksi juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani. Stabilitas harga gabah, dukungan mekanisasi, dan kepastian distribusi menciptakan ekosistem pertanian yang lebih berkelanjutan serta kompetitif.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten OKU Timur menargetkan penguatan kapasitas produksi melalui perluasan lahan tanam, revitalisasi infrastruktur irigasi, dan percepatan hilirisasi produk pangan guna meningkatkan nilai tambah ekonomi di tingkat petani dan pelaku usaha lokal. (Gerrard)

Terkini

BULOG Sumsel Pastikan Bantuan Beras Tepat Sasaran

Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:28 WIB

Wakil Wali Kota Dorong PPSI Cetak Atlet Berprestasi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:52 WIB