daerah

Sekda, KPw BI Pematangsiantar Gelar FGD Tracking Inflasi Menjelang Idul Fitri 1447 H.

Kamis, 19 Februari 2026 | 04:58 WIB

“Pasar murah akan dilaksanakan langsung oleh pedagang yang bekerja sama dengan pemerintah kota. Ini real akan kita lakukan, agar langsung pedagang yang melakukan intervensi dalam menjaga inflasi,” tegasnya.

Ia berharap mekanisme pembaharuan dalam melakukan gerakan pangan murah, seperti langsung intervensi ke pedagang dengan mitra-mitra Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar.

Junaedi juga meminta agar Dinas Kominfo menyebarluaskan setiap program intervensi inflasi serta dampak penanganan inflasi dari TPID.

Perwakilan BPS mengatakan, "Memang kita mengalami deflasi. Mudah-mudahan nanti kita bisa menekannya, sehingga nanti di Februari juga kita bisa mengalami deflasi. Kalau menjelang puasa dan Lebaran itu lima komoditas yang biasanya mempengaruhi, seperti cabai merah, bawang merah, telur, daging ayam ras, dan cabai rawit,” tukasnya.

Kemudian, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian L Pardamean Manurung menyampaikan kelompok tani mitra panen komoditi terkait cabai merah langsung dijual ke masyarakat dan ada yang melalui media sosial.

“Cold storage lagi kita pesan dan ini nanti bekerja sama dengan PD PHJ untuk penempatannya. Dalam waktu dekat akan datang, dan mudah-mudahan cold storage ini dapat menjaga kesegaran komoditas. Perkiraan tanggal 10 Maret akan datang cold storage-nya,” katanya.

Selanjutnya, Kadis Kominfo Johannes Sihombing menyampaikan, pihaknya telah memfasilitasi website aplikasi TPID Pematangsiantar. Operator penginputan harga dari 14 komoditi yang disepakati adalah harga per tiap hari yang di update pukul 07.00 - 11.00 WIB.

“Pada aplikasi juga ada tiga indikator, yakni normal, siaga, dan waspada. Ini aplikasi khusus internal TPID. Langkah strategi ini telah kami fasilitasi selaku Dinas Kominfo agar Pemko dan TPID dapat bersama-sama memantau dan memberikan strategi dalam menekan laju inflasi komoditas pangan. Nanti kita akan tambahkan fitur-fitur perbandingan hasil per bulannya, sekaligus diagram tabel data up to date,” jelasnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Zainal Siahaan menyampaikan agar intervensi pasar murah dilakukan di Pasar Dwikora dan Pasar Horas.

“Ini kita lakukan agar terpusat di lokasi perdagangan. Selain itu agar tidak hanya terpusat di kelurahan atau pusat-pusat pemerintahan,” imbuhnya.

Ia menyarankan agar diberikan TPID kios untuk dapat melakukan pengendalian inflasi terjun langsung. (S.Sitorus).

Halaman:

Terkini

BULOG Sumsel Pastikan Bantuan Beras Tepat Sasaran

Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:28 WIB

Wakil Wali Kota Dorong PPSI Cetak Atlet Berprestasi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:52 WIB