Ia juga menyoroti urgensi melestarikan sejarah Barus sebagai pintu gerbang peradaban. "Barus adalah titik sejarah yang sangat penting, di mana kita dapat menemukan jejak kedatangan Islam dan Kristen yang hidup berdampingan sejak lama. Ini adalah warisan peradaban yang harus kita jaga dan lestarikan bersama," tambahnya.
Audiensi ini berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban. Turut hadir mendampingi Bupati dalam pertemuan ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan, serta sejumlah dosen dari STAI Barus.
*JS*