Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Tanjungbalai, Nizaruddin, menyampaikan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Tanjungbalai.
Sebanyak 138 petugas telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan sensus di daerah tersebut, terdiri atas 19 pemeriksa lapangan (PML) dan 119 pencacah lapangan yang akan melakukan pendataan secara door to door.
“Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Tanjungbalai berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Kami berharap seluruh pelaku usaha dapat menerima petugas sensus dan memberikan informasi yang benar serta lengkap. Partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan,” kata Nizaruddin.
Pada kesempatan itu juga dilakukan pelepasan burung merpati dan balon sebagai simbol dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, serta penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Kota Tanjungbalai dan Forkopimda dalam mendukung suksesnya pelaksanaan sensus ekonomi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, Kapolres Tanjungbalai AKBP Welman Feri, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, para pimpinan OPD, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.(Yan)