• Rabu, 12 Agustus 2026

FRIC Dukung Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak

.
Bastian Tampubolon, Indonesiamonitoring.com
- Rabu, 17 Desember 2025 | 08:20 WIB

Jambi —indonesia-monitoring.com

Satuan Tugas Fast Respon Indonesia Center (Satgas FRIC) menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan nasional Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) yang digagas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Gerakan ini dinilai strategis dalam memperkuat peran ayah dalam pendidikan dan pengasuhan anak di Indonesia.


Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) merupakan kebijakan yang mendorong para ayah untuk hadir langsung di sekolah saat pengambilan rapor anak. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 14 Tahun 2025.


Gerakan ini diinisiasi oleh Kemendukbangga/BKKBN dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Satgas FRIC. Ketua Satgas FRIC, Fahmi Hendri, menilai GEMAR sebagai langkah inovatif dan berdampak luas bagi pembangunan sumber daya manusia. Pemerintah pusat hingga daerah, instansi pendidikan, dunia usaha, serta masyarakat luas menjadi sasaran utama implementasi kebijakan ini.


Pelaksanaan GEMAR difokuskan pada periode pengambilan rapor anak sekolah di bulan Desember 2025. Pada waktu tersebut, ayah diharapkan hadir langsung mendampingi anaknya di sekolah.


Gerakan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Surat edaran telah dikirimkan kepada gubernur, bupati, dan wali kota sebagai dasar pelaksanaan di daerah masing-masing.


Data nasional menunjukkan sekitar 25,8 persen keluarga di Indonesia mengalami minimnya peran ayah dalam pengasuhan. Kondisi ini berdampak pada menurunnya prestasi akademik anak, masalah psikososial, hingga perilaku berisiko yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. Pemerintah menilai pelibatan ayah dalam momen penting pendidikan dapat memperkuat ikatan emosional dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.


Melalui surat edaran tersebut, pemerintah mengimbau agar ayah hadir langsung saat pengambilan rapor. Selain itu, perusahaan, organisasi, dan instansi pemerintah diminta memberikan dispensasi atau kelonggaran waktu kerja bagi ayah yang menjalankan peran tersebut. Menurut Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd, kedekatan emosional yang terbangun dari kehadiran ayah akan meningkatkan rasa percaya diri, kenyamanan, dan kesiapan anak dalam proses belajar.

Fahmi Hendri menegaskan, FRIC sangat mendukung GEMAR sebagai bagian dari Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Ia menilai gerakan ini bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan investasi sosial jangka panjang untuk membangun keluarga berkualitas dan memperkuat masa depan bangsa.

Editor: Bastian Tampubolon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini

Akino Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Banyuasin

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:00 WIB
X