nasional

BUlak Buntar Mantapkan Cetak Sawah Rakyat Untuk Ketahanan Pangan OKU Timur

Senin, 1 Desember 2025 | 11:40 WIB

Oku Timur.indonesia-monitoring.com

Program Cetak Sawah Rakyat di Desa Ulak Buntar, Kecamatan Belitang Mulya, Kabupaten OKU Timur, resmi dimulai pada Minggu, 30 November 2025. Kegiatan tanam perdana ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pembukaan lahan baru seluas 57,42 hektare di wilayah Korem 044/Gapo.

Kegiatan tersebut diawali sambutan virtual Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang memberikan apresiasi atas komitmen daerah-daerah, termasuk OKU Timur, dalam mendukung kedaulatan pangan. Ia menegaskan bahwa Program Cetak Sawah Rakyat merupakan bagian penting dari upaya memperkuat pasokan pangan regional sekaligus berkontribusi bagi kebutuhan nasional.

Setelah sambutan gubernur, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung area cetak sawah oleh Bupati OKU Timur, Lanosin Hamzah. Didampingi jajaran terkait, Lanosin juga melakukan penaburan benih padi secara simbolis sebagai tanda dimulainya musim tanam perdana tahun 2025. Ia menekankan bahwa program ini bukan sekadar perluasan lahan, tetapi bagian dari komitmen besar menjadikan OKU Timur sebagai penyokong utama ketahanan pangan di Sumatera Selatan. Target produksi padi satu juta ton pada 2025, menurutnya, harus ditopang oleh pembukaan lahan baru yang produktif.

Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Desa Ulak Buntar. Kepala Desa, Samsi, menyatakan bahwa masyarakat menyambut baik program ini karena memberikan peluang meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani. Menurutnya, cetak sawah bukan hanya kegiatan pertanian, tetapi investasi besar untuk masa depan ketahanan pangan desa. Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, kabupaten, dan provinsi mencerminkan sinergi yang kuat demi terwujudnya swasembada pangan.

Pembukaan lahan seluas 57,42 hektare ini memiliki makna strategis dalam memperkuat ketahanan pangan lokal. Pemerintah berharap keberhasilan cetak sawah dan tanam perdana dapat meningkatkan produksi gabah kering giling serta mendorong kemandirian pangan daerah.

Bagi masyarakat Ulak Buntar, khususnya para petani, program ini membawa harapan nyata untuk menjaga stabilitas produksi serta peningkatan kesejahteraan keluarga. Cetak sawah bukan hanya membuka ruang pertanian baru, tetapi juga membuka jalan menuju peningkatan ekonomi desa.

Dengan komitmen pemerintah dan dukungan masyarakat, Ulak Buntar menegaskan perannya sebagai bagian penting dalam penguatan lumbung pangan OKU Timur dan Provinsi Sumatera Selatan. Program cetak sawah ini menjadi tonggak awal bagi terwujudnya ketahanan pangan berkelanjutan di masa mendatang.
Novry.

Terkini

Akino Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Banyuasin

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:00 WIB