Meskipun tidak seluruh warga dapat berdialog langsung karena keterbatasan waktu dan padatnya agenda kunjungan, aspirasi terkait pembangunan Jalan Botolala Uludumula tetap disampaikan melalui perwakilan masyarakat.
Surat permohonan pembangunan jalan diserahkan kepada Gubernur Bobby Afif Nasution melalui perwakilan masyarakat, Nefaaro Harefa.
Penyerahan surat tersebut menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat yang mengaku telah lama menunggu perhatian pemerintah terhadap kondisi infrastruktur di wilayah mereka.
“Kami sangat bersyukur karena inilah gubernur pertama sejak Indonesia merdeka yang hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mendengarkan aspirasi kami secara langsung. Kami berharap Bapak Bobby Afif Nasution benar-benar melihat kondisi jalan kami dan memberikan perhatian kepada masyarakat yang selama ini terisolasi akibat buruknya infrastruktur,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.
Warga Tagih Janji Pembangunan
Di balik harapan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, masyarakat juga menyampaikan kekecewaan terhadap kondisi jalan yang hingga kini belum mendapatkan penanganan permanen.
Warga mengaku sudah lelah mendengar berbagai janji pembangunan yang menurut mereka belum sepenuhnya terealisasi.
Masyarakat menyebut persoalan Jalan Botolala Uludumula sebelumnya juga pernah menjadi perhatian pemerintah daerah. Bahkan, menurut keterangan warga, tim dari Dinas PUPR Kabupaten Nias Utara telah beberapa kali melakukan pengukuran terhadap ruas jalan tersebut.