Masyarakat juga menyampaikan bahwa Bupati Nias Utara beberapa kali datang dan melihat langsung kondisi jalan serta sekolah di kawasan tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Bupati disebut menyampaikan bahwa pembangunan jalan yang sering dilalui masyarakat memang perlu mendapat perhatian.
Pernyataan tersebut menjadi harapan bagi masyarakat agar persoalan infrastruktur di kawasan Botolala tidak berhenti sebagai wacana, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Nias Utara dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Atas kondisi tersebut, masyarakat secara terbuka meminta perhatian Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution agar melihat secara langsung kondisi ruas jalan menuju Botolala dan mempertimbangkan pembangunan maupun peningkatan kualitas jalan tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah provinsi dapat melakukan survei teknis dan menentukan penanganan yang tepat terhadap ruas jalan yang menjadi urat nadi beberapa desa tersebut.
“Harapan kami kepada Pak Gubernur, mohon jalan menuju Botolala ini diperhatikan. Di sini ada sekolah, ada guru, ada anak-anak sekolah dan masyarakat yang setiap hari melewati jalan ini. Kami juga mengandalkan jalan ini untuk membawa hasil pertanian,” ungkap warga.
Menurut masyarakat, pembangunan jalan tersebut akan memberikan dampak besar terhadap kehidupan warga. Jalan yang layak akan mempermudah mobilitas guru dan siswa, mempercepat pengangkutan hasil pertanian, mengurangi risiko kecelakaan, serta membuka akses ekonomi masyarakat.
Warga juga berharap pembangunan tidak dilakukan secara parsial atau hanya pada titik-titik tertentu, melainkan ditangani secara menyeluruh sesuai kebutuhan dan kondisi lapangan.