Masyarakat mengingatkan agar persoalan infrastruktur tersebut tidak menunggu sampai terjadi kecelakaan atau aktivitas pendidikan benar-benar terganggu baru mendapatkan perhatian.
Bagi masyarakat di wilayah pedalaman, jalan merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat menentukan kemajuan daerah. Ketika akses jalan buruk, maka pendidikan, kesehatan, pertanian, perdagangan dan berbagai aktivitas masyarakat ikut terdampak.
Karena itu, masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Nias Utara bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara duduk bersama mencari solusi konkret terhadap kondisi ruas jalan Alasa–Botolala.
Masyarakat tidak hanya membutuhkan janji, tetapi kepastian pembangunan.
Harapan warga sederhana: jalan yang setiap hari digunakan guru, siswa dan masyarakat dapat dibangun menjadi lebih layak, aman dan mudah dilalui.
Kini, perhatian masyarakat tertuju kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Apakah keluhan warga Botolala dan desa-desa sekitarnya akan segera ditindaklanjuti, atau kembali menunggu hingga kondisi jalan semakin parah?
Warga berharap, pembangunan jalan Alasa menuju Botolala segera direalisasikan demi pendidikan, perekonomian dan masa depan masyarakat Nias Utara.
(Efori Zendrato)