Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai standar teknis pelaksanaan pekerjaan, khususnya terkait kualitas pasangan, komposisi material, serta daya tahan konstruksi setelah pekerjaan selesai.
Salah seorang pekerja yang tidak bersedia disebutkan namanya mengatakan kepada awak media bahwa dirinya bekerja secara borongan untuk pekerjaan penggalian tanah.
“Kami kerja borongan, Pak. Untuk menggali tanah secara manual Rp25 ribu per meter. Satu patok sekitar 10 meter,” ujarnya.
Sementara untuk pekerjaan pemasangan semen, pekerja tersebut mengaku tidak mengetahui secara pasti besaran upah per meter maupun perhitungan teknis pekerjaan.
Komposisi Material Ikut Dipertanyakan
Selain proses pengerjaan, tim juga mencermati penggunaan material berupa pasir, batu kerikil dan semen.
Di lokasi, terlihat material dicampur untuk pekerjaan pasangan drainase.
Akan tetapi, dari pengamatan visual tersebut belum dapat dipastikan apakah komposisi campuran material telah sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam dokumen pekerjaan.