peristiwa

Akses ke Sejumlah Sekolah Memprihatinkan, Warga Alasa–Botolala Desak Pembangunan Jalan

Jumat, 7 Agustus 2026 | 23:15 WIB

 

Kendaraan roda dua yang selama ini menjadi salah satu alat transportasi utama masyarakat harus melewati medan jalan yang rusak dan sulit dilalui.

Kondisi tersebut tentu berdampak terhadap biaya transportasi dan waktu tempuh masyarakat. Hasil pertanian yang seharusnya dapat dengan mudah dibawa menuju pasar atau pusat perekonomian menjadi terkendala karena akses jalan tidak mendukung.

 

“Jalan ini sangat sering kami lalui. Guru, anak sekolah dan masyarakat setiap hari menggunakan jalan ini. Kalau kondisinya seperti sekarang, sangat sulit bagi kami untuk beraktivitas, terutama ketika membawa hasil pertanian,” keluh salah seorang warga.

 

Bukan Hanya Jalan Desa, Tetapi Akses Pendidikan dan Ekonomi

 

Masyarakat menilai ruas jalan Alasa menuju Botolala sudah seharusnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Sebab, jalan tersebut memiliki fungsi penting bagi masyarakat dari beberapa desa sekaligus.

 

Bukan hanya masyarakat yang menggunakan jalan tersebut, para guru yang berasal dari Desa Hiligawoni dan wilayah lainnya juga harus melewati jalur itu setiap hari untuk menjalankan tugasnya di sekolah.

 

Begitu juga dengan anak-anak sekolah yang tidak memiliki pilihan lain selain melewati jalan tersebut setiap hari. 

 

Kondisi ini membuat masyarakat berharap pembangunan tidak hanya dilakukan pada ruas-ruas jalan yang berada di pusat kecamatan atau wilayah yang mudah dijangkau, tetapi juga menyentuh kawasan yang menjadi akses vital bagi pendidikan dan perekonomian masyarakat pedesaan.

Halaman:

Terkini

350 Personel, Nihil Tersangka

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 09:03 WIB