• Jumat, 21 Agustus 2026

Wawako P.Siantar menerima audiensi Plt Kadis P3A Kota Psiantar bersama Pendamping PKH di Balai Kota.

.
Administrator, Indonesiamonitoring.com
- Selasa, 25 Maret 2025 | 02:35 WIB

P.siantar,Indonesia Minitoring.com
Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mendukung Ground Check yang dilakukan Sumber Daya Manusia (SDM) Program Keluarga Harapan (PKH) berdasarkan surat Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Ground Check sebagai bagian dari pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dukungan Pemko Psiantar disampaikan Wakil Wali Kota Psiantar Herlina ketika menerima audiensi Plt Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Psiantar Drs Risbon Sinaga MM bersama Pendamping PKH Kota Psiantar. Audiensi di di Balai Kota, Jalan Merdeka, Senin (24/03/2025).

Dalam arahannya, Herlina menyampaikan Pemko Psiantar mendukung kegiatan Ground Check  bertujuan memastikan validitas dan akurasi data sosial ekonomi masyarakat, sehingga program bantuan sosial dapat tepat sasaran. Para SDM PKH melakukan verifikasi langsung di lapangan guna memastikan kondisi terkini Keluarga Penerima Manfaat (KPM) serta mengidentifikasi perubahan data yang perlu diperbarui.

Herlina pun berharap peran aktif pihak kecamatan dan kelurahan untuk mendukung kegiatan tersebut. Herlina meminta jangan ada keberpihakan pada unsur kekeluargaan/unsur keberpihakan lainnya saat melakukan kegiatan verifikasi faktual.

"SDM PKH agar dapat menelusuri kembali KPM atau keluarga penerima manfaat/penerima bantuan yang sudah tidak layak dibantu, atau banyak KPM sudah  memiliki rumah dan kendaraan bagus," tuturnya.

Arahannya, Herlina menyatakan diperlukan adanya verifikasi dan validasi secara bertahap terhadap status ekonomi masyarakat penerima bantuan. Karena ekonomi masyarakat naik turun, sehingga diperlukan pemuktahiran secara bertahap dan terus menerus.

"Selain itu, diharapkan adanya sosialisasi dan edukasi terkait kategori/kriteria penerima bantuan sosial kepada masyarakat," pintanya.
-


Lebih lanjut Herlina mengingatkan perlu adanya edukasi kepada penerima manfaat agar masyarakat sadar terhadap bantuan pemerintah.

"Masyarakat harus disadarkan dengan edukasi bahwa bantuan yang diberikan  pemerintah bukanlah bantuan yang harus diterima seumur hidup. Kalau ekonomi sudah mampu, maka disarankan keluar dari kepesertaan," tegasnya.

Selain itu, Risbon Sinaga dalam laporannya menyampaikan, sejak dirinya dipercaya menjabat Plt Kepala Dinas Sosial P3A Kota Psiantar oleh Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn beberapa hari lalu, ia telah melakukan konsolidasi internal di OPD yang dipimpinnya, termasuk Program PKH.

Pada Program PKH, Risbon mengutarakan semua pihak bekerjasama dalam penanggulangan  kemiskinan, terutama perangkat kelurahan, terutama yang berkaitan dengan data.

"Mengetahui miskin atau tidak warga  adalah pihak kelurahan," tuturnya.

Lanjutnya, jika semua pegawai kelurahan pro aktif, persoalan data kemiskinan bisa selesai.

Sebelum menutup pertemuan, Herlina mengutarakan di bawah kepemimpin Risbon Sinaga sebagai Plt Kepala Dinas Sosial P3A, ia berharap bantuan dari kementerian bisa tepat sasaran.

Harapannya, pembaharuan data penerima bantuan dapat dilaksanakan dengan arif dan bijaksana. Selain itu sosialisasi kriteria penerima bantuan disampaikan kepada masyarakat secara luas. (S.Sitorus).

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

BULOG Sumsel Pastikan Bantuan Beras Tepat Sasaran

Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:28 WIB

Wakil Wali Kota Dorong PPSI Cetak Atlet Berprestasi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:52 WIB
X