• Sabtu, 15 Agustus 2026

Anjing Menggonggong, Pribahasa Wali Kota, Payakumbuh Warga Koto Nan4 Merasa Sakit Hati & Geram

.
Bastian Tampubolon, Indonesiamonitoring.com
- Minggu, 28 Desember 2025 | 13:04 WIB

Payakumbuh, Sumbar --  --27 Desember 2025,indonesia-monitoring.com.


Ungkapan pribahasa "Biar Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu" yang keluar dari mulut Walikota Zulmaeta di liputan Berita Merdeka dan unggahan media resmi telah membakar emosi warga Koto Nan4. Kata "anjing" dalam kalimat itu membuat banyak orang merasa tidak nyaman, sakit hati, dan bahkan tertekan, padahal permintaan yang diajukan hanya soal penyediaan duduk Basamo untuk niniak-mamak tokoh adat.

Sebelumnya, niniak-mamak telah mengajukan permintaan melalui saluran yang sesuai dan tidak mengandung unsur tantangan. Namun, tanggapan walikota yang ditujukan untuk menegaskan prinsipnya malah menggunakan kata yang dianggap tidak pantas untuk pejabat publik.

"Walaupun itu pribahasa, konteksnya sama tokoh adat yang kita hormati. Sebagai pemimpin, harusnya bicara sopan dan menghormati, bukan bikin warga merasa disakiti," ujar EN, tokoh masyarakat Koto Nan Ompek yang diwawancarai.

Banyak warga juga menilai, penggunaan kata yang berpotensi kasar di media yang diakses semua usia dapat merusak citra pemerintahan dan menurunkan kepercayaan. Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi lebih lanjut dari pihak walikota terkait kegusaran yang meluas.

 Abdi

Editor: Bastian Tampubolon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

X