• Jumat, 21 Agustus 2026

Wali Kota Pematangsiantar Menerima Kunjungan UNICEF dan Tanoto Foundatio di ruang Kerja.

.
Bastian Tampubolon, Indonesiamonitoring.com
- Jumat, 6 Maret 2026 | 11:10 WIB

 

P.siantar,Indonesia Monitoring.com

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi bertemu United Nations Children's Fund (UNICEF) dan Tanoto Foundation. Pertemuan berlangsung di ruang kerja wali kota, lantai 2 Balai Kota Pematangsiantar, Rabu (04/03/2026).

Dari UNICEF, hadir Yuanita Marini Nagel (Education Officer) dan Moh Adi Amirudin (Education Data Analyst). Sedangkan dari Tanoto Foundation, hadir Medi Yusra (Regional Lead), Bobby Widianto (Strengthening System Unit), Mesri Gultom (Project Management Lead), dan Mutazar (Communication Specialist).

Wesly menyampaikan, guna mendukung visi Cerdas, Pemko Psiantar melalui Dinas Pendidikan melaksanakan program bimbingan belajar tambahan kepada siswa-siswi. Program tersebut sudah berjalan di beberapa sekolah.

"Program bimbingan belajar untuk tingkat SD dan SMP tersebut menggunakan dana CSR Bank Sumut Cabang Psiantar, bekerja sama dengan Forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJLSP)," terangnya.

Kini, ungkapnya, jumlah siswa yang mengikuti bimbingan belajar ada 15 orang, dari SD dan SMP, khusus untuk mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, IPA, dan Bahasa Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Wesly menyampaikan target utama yakni menghidupkan kembali citra Psiantar sebagai Kota Pendidikan unggulan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

"Saat ini juga sedang dijalankan uji coba Program Sekolah Bilingual di tingkat SD dan pengembangan sekolah unggulan,” katanya.

Sebagai Kota Pendidikan, kata Wesly, bertujuan meningkatkan minat dan daya tarik orang tua agar menyekolahkan anaknya ke TK, PAUD, SD, dan SMP Negeri.

Ia juga mengusulkan integrasi aspirasi sekolah bilingual dengan program FAASTER.

“Pemko Psiantar akan menyiapkan infrastruktur digital dan memohon tambahan materi digital untuk pembelajaran literasi/numerasi. Tentu kami menyambut baik program FAASTER karena selaras dengan visi misi peningkatan kualitas pendidikan di Psiantar,” tuturnya.

Selanjutnya Wesly menerangkan,
Pendidikan menjadi arus utama program agar Psiantar dapat dilirik dan tidak hanya menjadi kota persinggahan.

Yuanita Marini Nagel Education Officer UNICEF menjelaskan, Program FAASTER (UNICEF & Tanoto Foundation) bertujuan meningkatkan keterampilan dasar literasi dan numerasi siswa kelas 1 dan 2 (Fase A) melalui pengambilan keputusan berbasis bukti oleh pendidik dan pembuat kebijakan.

Adapun metodologi program riset yang membandingkan sekolah intervensi dengan sekolah kontrol untuk mengevaluasi dampak praktik guru dan penggunaan asesmen berbasis teknologi.

Halaman:

Editor: Bastian Tampubolon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini

BULOG Sumsel Pastikan Bantuan Beras Tepat Sasaran

Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:28 WIB

Wakil Wali Kota Dorong PPSI Cetak Atlet Berprestasi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:52 WIB
X