Ia juga menyampaikan, saat ini menjelang Hari Raya Idul Fitri harga cabai stabil dan terkendali.
“Saya ucapkan terima kasih. Rencana kami juga akan membentuk asosiasi petani cabai agar terus berkesinambungan dan ada stok cabai kita di Pematangsiantar,” tuturnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar Drs Legianto Pardamean Manurung MSP menerangkan, tahun lalu cabai merah menjadi penyumbang inflasi tertinggi di Kota Pematangsiantar. Dengan dilaksanakannya Contract Farming dengan petani cabai merah di Kota Pematangsiantar, diharapkan ketergantungan terhadap cabai merah dari daerah di luar Kota Pematangsiantar, bisa berkurang.
"Dengan program ini, semoga petani cabai merah bisa sejahtera, harga stabil, dan inflasi bisa terkendali," kata Pardamean.
Menurut Pardamean, penanaman cabai merah melalui Program Contract Farming tidak terlepas dari dukungan Wali Kota Wesly Silalahi, sekaligus mengantisipasi tingginya inflasi.
"Dan hari ini kita melakukan panen perdana cabai merah di lahan Bapak Kampiun Siagian seluas 2,5 rante," sebut Pardamean.
Turut hadir, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Zainal Siahaan SE MM, Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sari Dewi Rizkiyani Damanik SSTP MSi, jajaran TP PKK Kota Pematangsiantar, TP PKK Kecamatan, jajaran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, jajaran Kecamatan Siantar Sitalasari, serta para lurah. (S.Sitorus).