P.siantar,Indonesia Monitoring.com
Melalui pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) ke-58 Tingkat Kecamatan Siantar Martoba diharapkan lahir Qari dan Qariah terbaik, yang nantinya dapat membawa nama daerah di tingkat lebih tinggi. Hal ini disampaikan Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Administrasi Umum(Asadum) Setdako Pematangsiantar Dedy Tunasto Setiawan SH MH, di acara Pembukaan MTQN Tingkat Kecamatan Siantar Martoba, di Masjid Al- Ikhlas, Jalan Sumber Jaya II Kelurahan Sumber Jaya, Sabtu (11/04/2026).
Dikesempatan ini, Wesly berpesan agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan ajang tersebut sebagai wadah untuk meningkatkan kualitas diri.
Terhadap Dewan Hakim, Wesly berpesan agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, objektif, dan profesional, sehingga menghasilkan penilaian yang adil dan lebih berkualitas.
Sembari menyampaikan apresiasi, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang telah bekerja keras dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
"Semoga segala upaya yang dilakukan menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT," sebutnya.
Pesan Wesly menjadikan kegiatan MTQN sebagai sarana mempererat Ukhuwah Islamiyah dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
"Dengan semangat kebersamaan, kita yakin dapat mewujudkan Kota Psiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras," katanya.
Disela acara, Ketua Panitia MTQN Kecamatan Siantar Martoba Sopian Siregar dalam melaporkan bahwa kegiatan MTQN dilaksanakan selama dua hari, yaitu Sabtu (11/04/2026) hingga Minggu (12/04/2026). MTQN diikuti 214 peserta, ditambah 8 group Tahsin yang ada di Kecamatan Siantar Martoba.
"Teriring doa kami berterima kasih kepada Camat Siantar Martoba Rilan Syakban Pohan SSTP MSi yang telah memberikan amanah kepada kami," tuturnya.
Selsin itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kota Psiantar Hamzah Fanshuri Damanik SSTP MSi pada sambutannya mengajak agar kegiatan MTQ bukan sekadar kompetisi, namun sebagai momentum estafet kaderisasi keumatan.
"Bagaimana kita mengenalkan Al-Qur'an kepada generasi muda, serta memberikan pemahaman bahwa Al-Quran sebagai petunjuk di kehidupan ini," jelas Hamzah.
Pada kesempatan ini, Hamzah mengutarakan MTQ tingkat kecamatan dalam perspektif LPTQ adalah fondasi utama bagi terbentuknya kader Qari dan Qariah terbaik di Kota Psiantar. Untuk itu, Hamzah berpesan kepada panitia, untuk menjadikan momentum tersebut sebagai ajang mengasah kemampuan diri untuk lebih baik ke depan.
"Berpesan agar Dewan Hakim yang bertugas, kiranya meningkatkan kualitas MTQ, dengan memberikan penilaian yang baik," sebutnya.
Hamzah mengapresiasi sisi penampilan kegiatan MTQN Kecamatan Siantar Martoba.
"Perlu kami sampaikan, bahwa MTQ melakukan penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan MTQ per kecamatan, dengan harapan adanya motivasi kepada setiap kecamatan untuk melaksanakan MTQ tingkat kecamatan dengan serius dan baik," tandasnya.