• Rabu, 19 Agustus 2026

Diduga Rekayasa Data dan Mark Up APBD 2025, MAWAR Desak Kalaksa BPBD Tanjungbalai Dicopot dan Diperiksa

.
Bastian Tampubolon, Indonesiamonitoring.com
- Rabu, 20 Mei 2026 | 16:10 WIB

Menyikapi hal tersebut Kalaksa BPBD M Idris, menyambut massa aksi didepan gerbang kantor BPBD Tanjungbalai dan memberikan tanggapannya.

 

"Mengenai hal yang adik adik dan kawan kawan sampaikan tentang anggaran kami tidak melakukannya, soal PPPK memang 36 orang", sebut M Idris

 

Ia juga mengucapkan terima kasih bahwa massa aksi telah melaksanakan tugasnya dengan baik selaku sosial kontrol 

 

Massa aksi kembali tersulut emosinya sebab jawaban dari Kalaksa BPBD tidak sesuai dengan data yang diperoleh, akhirnya massa aksi membubarkan diri dengan rasa ketidak puasan dan akan melaporkan permasalahan ke kejaksaan negeri Tanjungbalai.(Yan)

Halaman:

Editor: Bastian Tampubolon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini

PT TSM Perkuat Perangi Stunting di Palembang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:19 WIB
X