“Ketika pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat berjalan dalam satu irama, tidak ada cita-cita besar yang mustahil untuk diwujudkan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ratu Dewa juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dan Polrestabes Palembang yang sejak awal berperan aktif dalam mendukung, mengamankan, serta mengawal pelaksanaan program CFD hingga resmi diluncurkan.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang dinilai telah membangun sinergi kuat bersama Pemko Palembang demi menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurut Ratu Dewa, Car Free Day tidak sekadar menjadi kegiatan penutupan jalan dari lalu lintas kendaraan bermotor. Lebih dari itu, CFD merupakan ruang publik yang memberikan manfaat luas bagi warga kota.
“Car Free Day bukan sekadar menutup jalan dari kendaraan. CFD adalah membuka ruang bagi manusia.
Ruang untuk kesehatan, kebersamaan, tempat anak-anak bermain, pelaku UMKM berkembang, komunitas berkarya, dan ruang bagi masyarakat untuk kembali merasakan bahwa kota ini adalah milik bersama,” katanya.
Ia menambahkan bahwa melalui program ini, Palembang berkomitmen mengikuti jejak kota-kota besar dunia yang berhasil menghadirkan ruang publik sehat, nyaman, dan ramah lingkungan bagi warganya.
Pemerintah berharap CFD Jembatan Ampera tidak hanya menjadi agenda mingguan semata, tetapi juga mampu membentuk budaya baru masyarakat yang lebih peduli terhadap kesehatan, lingkungan, serta kehidupan sosial di perkotaan.
“Hari ini bukan garis akhir. Hari ini adalah garis start. Start menuju Palembang yang lebih sehat, lebih tertib, lebih ramah lingkungan, dan lebih bahagia,” ungkapnya saat secara resmi membuka kegiatan tersebut.