• Sabtu, 15 Agustus 2026

Usung Slogan "ASN Kuat, Tapteng Hebat", Bupati Masinton Pasaribu Buka Malam Kebersamaan ASN "Sahata Saoloan"

.
Bastian Tampubolon, Indonesiamonitoring.com
- Kamis, 9 Juli 2026 | 00:25 WIB

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa setiap pejabat yang diberikan amanah harus mampu menjadi motor penggerak organisasi perangkat daerah. Kepemimpinan, menurutnya, bukan sekadar menduduki jabatan, tetapi menghadirkan perubahan dan meningkatkan kinerja organisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung kondisi Kabupaten Tapanuli Tengah yang masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak bencana alam. Ia mengajak seluruh ASN menjadikan kondisi tersebut sebagai motivasi untuk bekerja lebih cepat, tepat, dan berpihak kepada masyarakat.

"Kita harus jujur mengakui bahwa masih ada pelayanan yang belum optimal. Pendataan harus semakin baik, administrasi harus semakin tertib, dan bantuan kepada masyarakat terdampak harus tepat sasaran. Fokus kita adalah melayani masyarakat tanpa kepentingan lain," imbuhnya.

Untuk mendukung pengembangan karier ASN, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah juga akan memperkuat penerapan manajemen talenta. Bupati meminta BKPSDM segera menyusun agenda sosialisasi agar seluruh ASN memahami manfaat sistem tersebut dalam mendorong karier berdasarkan kompetensi dan kinerja.

Selain itu, Bupati berencana membudayakan pertemuan mingguan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Melalui forum tersebut, pimpinan bersama seluruh staf diharapkan dapat mengevaluasi pekerjaan, menyusun prioritas, dan merancang program kerja secara lebih terarah sehingga tidak terjebak pada rutinitas administratif.

Bupati turut mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang bersih dan bebas dari praktik pungutan liar. Seluruh pelayanan administrasi, termasuk pelayanan kepegawaian, harus diberikan secara cepat, transparan, dan tanpa biaya di luar ketentuan.

"Kita tinggalkan budaya lama. Kalau dulu ada anggapan 'kalau bisa diperlambat mengapa dipercepat', sekarang justru harus sebaliknya. Kita harus proaktif, memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan profesional," katanya.

Pada akhir arahannya, Bupati mengajak seluruh ASN menghidupkan kembali nilai kearifan lokal Sahata Saoloan sebagai semangat kebersamaan dalam membangun daerah. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah bahkan akan mendorong lahirnya berbagai inovasi pelayanan publik yang berlandaskan nilai tersebut melalui kompetisi antar-OPD dengan pemberian penghargaan bagi inovasi terbaik.

Bupati juga menekankan pentingnya tertib administrasi di seluruh perangkat daerah. Menurutnya, di era digital seluruh pelaporan dan kinerja pemerintah telah terintegrasi dengan sistem nasional sehingga keterlambatan administrasi akan berdampak langsung terhadap penilaian kinerja pemerintah daerah.

Melalui kegiatan dialog informal tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah berharap terbangun budaya kerja yang lebih terbuka, kolaboratif, produktif, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik, sehingga mampu mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang profesional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tapanuli Tengah.
*JS*

Halaman:

Editor: Bastian Tampubolon

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

PAMI Desak Usut Tuntas Pungli dan Polemik ASN "R"

Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:17 WIB
X