"Jambore Daerah ini bukan sekadar ajang perkemahan, tetapi menjadi kesempatan untuk menambah pengalaman, memperluas persahabatan, sekaligus memperkenalkan potensi Kota Tanjungbalai kepada peserta dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Tetap semangat, jaga kesehatan, disiplin, kompak, dan selalu jaga nama baik Kota Tanjungbalai," pesan Mahyaruddin.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Tanjungbalai akan terus memberikan perhatian terhadap pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka sebagai investasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.
Wali Kota berharap seluruh kontingen Kwarcab Kota Tanjungbalai mampu mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan baik, menunjukkan sikap yang positif, serta mengukir prestasi yang membanggakan bagi daerah.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution dalam arahannya menyampaikan bahwa Jambore Daerah menjadi sarana pembelajaran yang penting bagi generasi muda dalam membangun karakter dan kemandirian.
"Kami percaya, ke depan adik-adiklah yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan dan membangun Sumatera Utara serta Indonesia. Di Jambore ini kalian akan belajar hidup mandiri, bekerja sama, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman narkoba dan dampak negatif dunia digital," ujar Bobby.
Kehadiran Wali Kota Mahyaruddin Salim di tengah kontingen Kwarcab Kota Tanjungbalai menjadi bentuk nyata dukungan Pemerintah Kota terhadap pembinaan generasi muda agar terus berkembang, berprestasi, serta mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.(Yan)