Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi sejak pagi hari.
Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berolahraga, berjalan santai, bersepeda, hingga berfoto dengan latar belakang Sungai Musi dan Jembatan Ampera yang biasanya dipadati kendaraan.
Salah seorang warga Seberang Ulu, Kurniawan (34), mengaku sangat menikmati suasana berbeda yang dihadirkan melalui CFD di atas Jembatan Ampera.
“Biasanya kalau lewat Ampera selalu buru-buru karena macet dan asap kendaraan. Hari ini sangat menyenangkan, bisa jalan kaki santai bersama keluarga sambil menikmati pemandangan Sungai Musi. Semoga kegiatan ini terus berlanjut setiap minggu,” ujarnya.
Dampak positif CFD juga dirasakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar kawasan kegiatan.
Ramainya pengunjung memberikan peluang peningkatan pendapatan bagi para pedagang lokal.
Marlina (42), salah seorang pedagang camilan khas Palembang, mengaku penjualannya meningkat signifikan sejak pagi.
“Adanya CFD ini menjadi berkah bagi kami pedagang kecil. Pengunjung sangat ramai sehingga dagangan cepat habis. Kami mendukung penuh program ini karena mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.
Peluncuran Car Free Day di Jembatan Ampera menjadi sejarah baru bagi Kota Palembang. Selain menghadirkan ruang publik yang sehat dan nyaman, program ini juga diharapkan menjadi simbol transformasi kota menuju lingkungan yang lebih bersih, tertib, dan berorientasi pada kualitas hidup masyarakat..