Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan Happy Oikumenis Daely menekankan pentingnya keberlanjutan inovasi. Ia berharap proyek perubahan ini tidak hanya berhenti setelah kegiatan pelatihan selesai, tetapi benar-benar dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat nyata bagi Pemko Pematangsiantar serta masyarakat.
Senada dengan itu, Kepala BPKPD Alwi Adrian Lumban Gaol, juga menyampaikan dukungannya terhadap inovasi tersebut. Menurutnya, Dashboard Satu Data diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam integrasi layanan digital di Kota Pematangsiantar. Sehingga ke depan dapat memudahkan masyarakat, terutama dalam pengurusan pajak dan perizinan.
Kepala Dinas Kominfo Kota Pematangsiantar Johannes Sihombing SSTP MSi menyampaikan harapannya agar seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan inovasi ini. Menurutnya, keberhasilan Dashboard Satu Data membutuhkan kolaborasi lintas perangkat daerah agar dapat membawa perubahan nyata dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Kota Pematangsiantar.
“Dukungan dari seluruh stakeholder sangat dibutuhkan agar inovasi ini tidak hanya menjadi rancangan, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata dan memberi dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar,” ujar Johannes.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan rancangan proyek perubahan. Dilanjutkan sesi foto bersama seluruh peserta yang hadir.
Melalui kegiatan ini, Pemko Pematangsiantar menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi digital, penguatan tata kelola data, integrasi layanan, serta penyusunan kebijakan berbasis data yang akurat, terpadu, dan real time. (S.Sitorus).