daerah

Produksi Tumbuh Dua Digit, Kebun Bah Birung Ulu Perkuat Transformasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Rabu, 8 Juli 2026 | 15:09 WIB

 

SIMALUNGUN –indonesia-monitoring.com

PTPN IV Regional II terus memperkuat kinerja operasional sekaligus menjalankan program keberlanjutan di Kebun Bah Birung Ulu, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Hingga Semester I 2026, kebun yang sebelumnya merupakan areal tanaman teh dan kemudian dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit tersebut mencatatkan pertumbuhan produksi tandan buah segar (TBS) dan crude palm oil (CPO) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

 

Produksi TBS Kebun Bah Birung Ulu pada Semester I 2026 tercatat sebanyak 22.139 ton, meningkat 16,71 persen dibandingkan Semester I 2025 yang mencapai 18.969 ton. Sejalan dengan peningkatan tersebut, produksi CPO tumbuh 17,14 persen, dari 4.742 ton pada Semester I 2025 menjadi 5.555 ton pada Semester I 2026.

 

Kinerja pengolahan menunjukkan perbaikan. Rendemen minyak sawit pada Semester I 2026 mencapai 25,09 persen, meningkat 0,09 poin persentase dibandingkan Semester I 2025 sebesar 25,00 persen. Secara relatif, peningkatan rendemen tersebut setara dengan sekitar 0,36 persen.

 

Manajer Kebun Bah Birung Ulu PTPN IV Regional II, Yuna Shaund H.S. Damanik, mengatakan peningkatan kinerja tersebut merupakan hasil dari perbaikan yang dilakukan secara berkelanjutan pada berbagai aspek operasional.

 

“Peningkatan produksi pada Semester I 2026 menjadi hasil positif dari kerja bersama seluruh insan Kebun Bah Birung Ulu. Namun, capaian ini tidak membuat kami berpuas diri karena masih terdapat ruang perbaikan yang harus terus dilakukan, terutama dalam pelaksanaan pemeliharaan tanaman, peningkatan mutu panen, pelaksanaan Hatch and Carry di tanaman muda dan remaja, perbaikan infrastruktur dan penguatan kompetensi sumber daya manusia,” ujar Yuna.

 

Menurut Yuna, karakteristik Kebun Bah Birung Ulu memiliki tantangan tersendiri. Areal perkebunan berada pada wilayah dengan elevasi tertentu di atas permukaan laut dan merupakan areal yang sebelumnya ditanami teh, sebelum dikonversi menjadi tanaman kelapa sawit. Kondisi tersebut memengaruhi karakteristik pertumbuhan tanaman.

 

Halaman:

Terkini

PAMI Desak Usut Tuntas Pungli dan Polemik ASN "R"

Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:17 WIB