"Ayo kita isi, dengan cara kita harus mempunyai skill, kita harus punya kemampuan dan kita harus punya keterampilan," ujar Bupati Baharuddin.
Untuk mendukung dan mempersiapkan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Batu Bara saat ini telah menyiapkan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai sarana peningkatan kompetensi dan keterampilan sumber daya manusia lokal. Keberadaan BLK ini diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang siap bersaing dan memenuhi kebutuhan dunia usaha dan industri.
Selain itu, Bupati Batu Bara menyampaikan bahwa pemerintah daerah juga tengah menyiapkan pengembangan kawasan industri dengan luas sekitar 3.400 hektar. Kawasan tersebut direncanakan akan menjadi kawasan industri terpadu yang mampu menampung berbagai perusahaan dan membuka peluang investasi, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.
Bupati Batu Bara menegaskan komitmennya dalam mendukung investasi dan pengembangan kawasan industri di daerah. Ia menyatakan akan memberikan kemudahan bagi perusahaan-perusahaan yang berada dalam kewenangan Pemerintah Kabupaten Batu Bara, dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat lokal.
"Saya akan mempermudah bagi para perusahaan yang menjadi kewenangan saya, tetapi dengan syarat 70 persen tenaga kerja di industri itu harus anak Batu Bara," ujar Bupati Baharuddin.
Dirinya berharap berharap kegiatan Pendidikan Bela Negara dan Penanggulangan Bencana Gemkara ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh sinergi positif antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan TNI dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Turut hadir Dewan Pembina PB Gemkara Prof. Dr. OK Saidin, SH, M.Hum, Ketua Umum Gemkara Drs. Khairul Muslim, Ka. Korum Batalyon Yonif 126/KC Kapten Inf Andry Ramadhan, Kalapas Labuhan Ruku Soetopo Brutu AMD, IP, S.Sos, M.Si, Plh. Sekda Batu Bara, Asisten I, Para Kepala OPD Batu Bara, Ketua PD Al-Washliyah Batu Bara, Ustadz Al As'ari, Ketua FKUB Batu Bara H. Saiful Bahri, seluruh jajaran Pengurus PB Gemkara, Para pimpinan parpol, ormas, OKP dan pers media.(EDO-R)