Diduga Ada Pembiaran Aparat Setempat
Muncul pertanyaan besar di tengah masyarakat:
Bagaimana mungkin pembangunan tower setinggi puluhan meter bisa berjalan tanpa pengawasan pemerintah desa maupun kecamatan?
Warga menilai ada indikasi pembiaran, bahkan dugaan kongkalikong antara pengelola tower dengan oknum tertentu. Jika terbukti, hal ini dapat mencoreng wajah penegakan hukum di daerah tersebut.
Desakan Penghentian Sementara
DPD MOSI Sumut mendesak agar pembangunan tower tersebut segera dihentikan sementara sampai seluruh perizinan dibuka secara transparan kepada publik.
“Keselamatan warga harus menjadi prioritas. Jangan sampai menunggu korban baru pemerintah bertindak,” pungkas Rudi Hutagaol.(S)