"Peringatan HUT ke-59 Pondok Pesantren Al-Ittifaqiyah menjadi refleksi atas perjalanan panjang lembaga pendidikan tersebut dalam mencetak kader-kader umat. Selama hampir enam dekade, pesantren ini telah melahirkan banyak alumni yang berkiprah di berbagai bidang, baik pendidikan, dakwah, pemerintahan, maupun dunia usaha.
"Selain dihadiri oleh jajaran pesantren dan wali santri, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ogan Ilir, unsur Forkopimda Ogan Ilir, perangkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung kemajuan pendidikan berbasis pesantren.
"Wakil Ketua II BAZNAS Ogan Ilir, H. Ahmad Maulidin, M.Pd., menyampaikan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai moral dan spiritual yang kuat. Menurutnya, pendidikan pesantren menjadi salah satu pilar penting dalam mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.
"Melalui momentum Haflah Akhir Sanah, Wisuda Santri, dan HUT ke-59 ini, diharapkan Pondok Pesantren Al-Ittifaqiyah Indralaya terus berkembang menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul, melahirkan generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, mandiri, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan umat.