daerah

KKW Sumsel Resmi Dikukuhkan, Perkuat Persaudaraan Warga Wajo di Perantauan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:57 WIB

Menurut Ahmat Tahir, fokus utama kepengurusan adalah mempererat hubungan kekeluargaan antarwarga Wajo di perantauan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, KKW juga akan memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan sosial, termasuk pendampingan hukum bagi warga yang membutuhkan.

 

Ia menyebutkan, jumlah masyarakat asal Kabupaten Wajo yang menetap di Provinsi Sumatera Selatan diperkirakan mencapai sekitar 200 ribu jiwa dan tersebar di berbagai kabupaten maupun kota. Selain warga Wajo, terdapat pula komunitas masyarakat asal Bone, Soppeng, Palopo, dan daerah lain di Sulawesi Selatan yang turut memperkuat ikatan kekeluargaan di perantauan.

 

Ahmat Tahir juga mengajak seluruh warga Wajo yang belum tergabung dalam organisasi untuk bergabung bersama KKW agar komunikasi, koordinasi, dan kebersamaan antarwarga semakin erat.

 

"Saya mengajak seluruh warga Wajo yang belum bergabung agar bersama-sama memperkuat organisasi ini sehingga silaturahmi dan kebersamaan dapat terus terjaga," katanya.

 

Sementara itu, Ketua Lembaga Hukum BPP KKW memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan KKW Sumatera Selatan. 

 

Menurutnya, keberadaan lembaga hukum dalam organisasi menjadi salah satu instrumen penting dalam memberikan perlindungan dan pendampingan kepada masyarakat apabila menghadapi persoalan hukum.

 

Ia menilai kepengurusan KKW Sumsel memiliki potensi menjadi contoh bagi kepengurusan KKW di berbagai provinsi lain karena tidak hanya mengedepankan kegiatan kekeluargaan, tetapi juga mampu menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung kepada anggota.

Selain mempererat hubungan antarwarga, KKW juga terus melakukan pendataan masyarakat Wajo yang berada di perantauan agar seluruh warga dapat terakomodasi dalam organisasi serta memperoleh akses terhadap berbagai program yang disiapkan.

Di tingkat nasional, Badan Pengurus Pusat KKW terus mengembangkan program peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pembelajaran dan berbagi pengetahuan secara daring. Para pengurus yang memiliki keahlian di berbagai bidang didorong untuk berbagi pengalaman, wawasan, dan kompetensi kepada anggota KKW di seluruh Indonesia melalui media digital sehingga keterbatasan jarak bukan lagi menjadi hambatan.

Halaman:

Terkini