“Anggaran itulah yang dapat kita belanjakan, termasuk untuk rehabilitasi gedung, lampu jalan dan kebutuhan pembangunan lainnya,” jelasnya.
Meski demikian, Pemko Tanjungbalai tidak hanya mengandalkan APBD dalam menjalankan pembangunan. Pemerintah daerah terus berupaya menjemput berbagai program dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kementerian dan pemerintah pusat.
Di sisi lain, Pemko Tanjungbalai juga terus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi retribusi, pajak daerah dan berbagai sumber pendapatan lainnya.
Mahyaruddin berharap peningkatan PAD dapat memperkuat kapasitas fiskal daerah sehingga kemampuan pemerintah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat.
Ia menegaskan sinergi antara program pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi hal penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Makanya tentunya kita bersama Forkopimda, seluruh pemangku kepentingan, stakeholder dan elemen masyarakat harus bahu-membahu mewujudkan dan merealisasikan program nasional dan daerah, sehingga visi Tanjungbalai EMAS dapat kita wujudkan bersama,” pungkasnya.
Pemko Tanjungbalai, kata Mahyaruddin, akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi agar berbagai program pembangunan nasional dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Tanjungbalai.(Yan)