DairiI Indonesia monitoring Com - Lebih dari 2 minggu berlalu sejak surat permohonan konfirmasi resmi dilayangkan. Namun hingga kini, *Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, belum juga memberikan jawaban terkait maraknya dugaan aktivitas tambang emas ilegal di Kabupaten Dairi.
Upaya konfirmasi juga telah dilakukan redaksi Boaboa.id / BBTV Dan beberapa team media kepada Kabid Humas Polda Sumut, Mulai dari mendatangi langsung kantor, mengirim pesan WhatsApp, hingga melakukan panggilan telepon. Namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan resmi.
Kapolda Sumut juga telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh redaksi. Pesan telah terkirim dan terbaca, namun tidak ada jawaban hingga saat ini.
Bungkamnya pimpinan tertinggi Polda Sumut ini memunculkan tanda tanya besar di tengah publik Dairi.
Sementara melalui team,
Pimpinan Redaksi Boaboa.id / BBTV, Marolop Sihotang, menduga ada pembiaran dalam penanganan kasus ini.
"Ketidakhadiran jawaban selama lebih dari 2 minggu ini menimbulkan dugaan di masyarakat. Ada apa? Apakah ada upaya perlindungan terhadap para pelaku, atau ada hal lain yang membuat aparat enggan bertindak," ujar Marolop.